Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Oktober 2011

ABG Australia Pembawa Ganja Sudah Diintai Saat Pijit di Legian

Jakarta - Seorang ABG Australia MSN (14) ditangkap membawa ganja. Sebelum dibekuk, tersangka telah diintai selama menikmati pijatan spa di Salon Komang.

MSN ditangkap di depan "Komang Spa and Beauty Salon di Jl Padma, Legian, Selasa. Saat dia dipijat, ada empat polisi menunggu di depan salon," kata Pemilik Salon Komang, Ibu Komang, Sabtu (8/10/2011)

Tersangka menikmati spa bersama teman lelakinya, selama satu jam. Harga spa selama satu jam Rp 40 ribu. "Dia minta dilayani pijat lengkap," kata Komang.

Usai menikmati spa, MSN dan temannya keluar dari lokasi Salon Komang. Tak lama berselang, empat orang polisi yang mengintainya langsung membekuk tersangka.

"Dia dibawa ke satu ruangan di depan untuk diperiksa. Setelah itu, dia dibawa oleh polisi itu," kata Komang.

Seperti diberitakan sebelumnya, ABG Australia berinsial, MSN (14), ditahan karena tersangkut kasus ganja di Polda Bali. ABG Australia ini ditangkap polisi di depan Mirah Swalayan, Jl Padma Legian, Kuta, Selasa (4/10/2011). Ia membawa satu klip plastik berisi ganja sebera 6,9 gram bruto.

Sopir Angkot M27 Malah Tancap Gas Saat Korban Minta Berhenti

Jakarta - Eryanto (41), paman Novinda Parantika (18) mahasiswi Institut Musik Indonesia yang mengalami luka akibat nekat terjun dari angkutan umum, menduga ada gelagat tidak baik dari sopir. Korban telah berupaya memberhentikan angkot, tapi sopir malah terus tancap gas.

"Saya melihat ada gelagat tidak baik. Soalnya keponakan saya sempat menanyakan kenapa tidak lurus, kenapa belok tapi tidak ditanggapi," kata Ery kepada wartawan, saat ditemui di RS Harapan Jayakarta, Jl Raya Bekasi Timur, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (7/10).

Bukan itu saja, keponakannya yang pernah menjuarai kompetisi vokal di China itu juga sempat menyodorkan uang agar sang sopir mau memberhentikan kendaraannya.

"Bukannya berhenti angkotnya malah tancap gas," ujar Ery.

Akhirnya, imbuh Ery, Novinda atau akrab disapa Putri dan baru dua bulan di Jakarta memilih nekat terjun dari angkot jurusan Kampung Melayu-Pulogadung yang membawanya.

"Saat jatuh dia sempat pingsan dan ditolong petugas Transjakarta bernama Wahyu dan langsung membawanya ke rumah sakit," ujar Ery.

Kondisi putri tunggal dari Ida Tepo Palupi dan Almarhum Kapten Penerbang Agus Riyanto itu kini dalam kondisi pemulihan karena luka di belakang kepala bagian kanan. Novinda kini dirawat di RS Harapan Jaya, Ruang Cempaka.

"Dokter mengindikasikan gegar otak ringan," katanya.

Saat disinggung apakah kejadian tersebut akan dilaporkan kepada pihak kepolisian, Ery menjawab bila langkah tersebut akan dibicarakan dengan ibunda Novinda.

"Kita masih bingung karena korban terbatas untuk memberikan informasi. Dia tidak ingat wajah sang sopir," jelas Ery.

Novinda nekat melompat dari metromini 27 rute Kampung Melayu-Pulogadung, Kamis (6/10) sekitar pukul 09.00 WIB, setelah dia curiga dengan sopir angkot yang membelokan tiba-tiba jalur yang biasa dilaluinya.

Saat berada di dalam angkot, hanya ada tiga orang, korban, rekan sopir, dan sang sopir.